Profil
Tahun 1987 Deddy Baros berangkat ke
Akhirnya Deddy mendaftar disebuah sekolah fotografi tertua di Melbourne, yaitu Photography Studies College.Tahun 1991 Deddy pulang ke
Tahun 2000 salah seorang kliennya pemilik restoran siap saji Mc Donald menawarinya untuk memotret pernikahan anak sulungnya. Keberhasilannya memotret pernikahan ini sekaligus menjadikannya sebagai forto folio untuk dia bawa melamar sebagai rekanan salah satu gedung pernikahan papan atas di Jakarta. Dan, dengan peralatan fotografi yang sangat sederhana Deddy dibantu para siswanya hanya dalam kurun waktu 6 bulan secara mengejutkan mampu menjadi peringkat Utama digedung ini, menyisihkan para pesaingnya yang nota bene sudah menyandang pengalaman puluhan tahun didunia fotografi wedding. Juga digedung papan atas lainnya, Deddy Baros Photography sering mendapat peringkat pertama. Pada tahun 2007, Deddy mulai membuka Kursus Fotografi. Beberapa dari siswanya secara meyakinkan mulai mengibarkan benderanya untuk turut berkiprah dalam fotografi wedding. Kini Deddy Baros Photography telah memiliki industri album yang dibuatnya secara artistik. Dan pada bulan Oktober 2009, Deddy
telah memprasastikan pengalaman serta berbagai rahasia tekniknya dalam sebuah buku Fotografi Wedding berjudul "Rahasia Fotografi Pernikahan Tradisional Indonesia / Kiat Sukses Deddy Baros", penulis Eka Alam Sari, Editor Arbain Rambey yang diterbitkan oleh Elex Media/Gramedia sebagai sumbangannya untuk menambah khasanah ilmu dan berbagai teknik pemotretan yang diaplikasikannya melalui pemotretan wedding tradisional yang mengungkap berbagai adat/budaya pernikahan tradisional Indonesia tercinta. Buku ini di launching di toko buku Gramedia Matraman, Jakarta dengan dihadiri oleh berbagai fotografer Wedding baik dari Jakarta maupun luar kota.




